Kamis, 29 November 2012

1000 Pertanyaan tentang "CINCIN"

CINCIN bisa didefinisikan sebagai perhiasan berupa lingkaran kecil yang dipakai di jari. Ada yang berpermata ada yang tidak. 

Sampai saat ini, aku masih bingung mengapa pria memberikan cincin kepada seorang wanita? apa alasan mereka memberikan cincin itu? mengapa harus wanita itu yang dipilihnya? dan masih ada 1000 pertanyaan lagi untuk para pria tersebut.

Aku sendiri mempunyai cerita tentang sebuah cincin. Dan inilah ceritanya :


   Sore itu aku sedang berteduh didepan ruko-ruko, berlindung dari air yang bersama seribu bahkan jutaan tetesan air lainnya yang jatuh ke bumi. Aku berteduh tidak sendirian, tetapi ditemani sahabatku, Satria. Ya, sampai detik ini status kami hanya sebagai sahabat
    Cuaca kali itu sangat tidak aku suka ! Langit seperti terbelah karena petir menampakkan cahayanya, belum lagi suaranya yang memekakan telingaku. Dan yang bisa aku lakukan hanya tertunduk pasrah. Satria tidak ada disampingku, dia pergi memasuki sebuah toko sehingga aku hanya bisa berdiri sambil sesekali melihat kendaraan beroda yang lalu-lalang.
      Aku masih terpaku ditempatku, tiba-tiba Satria datang menghampiriku. Tentu saja aku kaget. Entah apa yang ada di pikirannya, Satria memandangiku dari rambut sampai ujung kakiku dan tidak aku sangka dia meraih lengan kananku lalu mengamati jari-jariku. "Kenapa? ada yang aneh?." ucapku kepada Satria. Dia hanya tersenyum sambil menatap mataku dan mengambil sesuatu dari saku celananya "Lihat, aku memberikan ini untukmu." dengan lembutnya Satria memasukkan sebuah cincin ke jari manisku. "Pas." Satria mengatakan itu diiringi dengan senyum lebar diwajahnya. Aku diam, tidak berkata apa-apa, mungkin aku terlalu shock dengan apa yang telah dia lakukan tadi. "Kau tidak suka?." kata-kata Satria membuyarkan lamunanku. "Emm.. Aku suka, sangat suka. Tetapi apa alasanmu memberikan cincin kepadaku?." spontan aku menjawab. "Aku hanya ingin memberikan kenang-kenangan untukmu." Lagi-lagi terukir sebuah senyuman diwajahnya. Senyuman yang sangat tulus dapat dilihat dari sorot matanya.
      Aku sibuk memandangi cincin yang berada di jari manisku itu. Beribu pertanyaan berkeliaran diotakku. Mengapa dia memberikan sebuah cincin kepadaku? Kenapa bukan wanita lain? Apa alasannya memberikan cincin itu? hanya sebagai kenang-kenangankah? tetapi mengapa di cincin itu terukir kata "LOVE" ....

Cincin pemberian Satria

***
Yap ! itu tadi sekilas cerita tentang Cincin. Dan sampai sekarang, aku masih belum mengerti apa maksud sahabatku Satria memberikan cincin itu kepadaku...


Tidak ada komentar: