Minggu, 21 April 2013

Bisikan Yang Tak Pernah Ku Ucapkan

Terdiam aku tertunduk lesu
Mendengar semua kata-kata darimu
Nada ucapannya yang terdengar lemah
Sangat lemah akibat usianya yang tak muda lagi
Terlebih karena ulah glukosa yang meningkat

Seuntai kalimat yang sebenarnya nasihat
Begitu lembutnya membelai telingaku
Hingga masuk ke otakku
Lalu sampai di relung hatiku

Semuanya menjadi satu dipikiranku
Melihat dirimu terbaring
Hatiku remuk hancur

Aku mengangkat dagu
Memalingkan wajahku
Melihat langit-langit
Aku takut
Aku takut jika bola mataku mendapati dirinya
Kristal air yang aku tahan bisa keluar dari pelupuk mataku
Lalu dengan seenaknya berlarian dipipiku

Maaf
Maaf yang tak pernah sanggup ku ucapkan
Karena ku rasa seberapa banyak pun tak akan pernah cukup

Aku berdiri mencoba menatapnya sekejap mata
Berbalik badan lalu berjalan
Seperti berbisik aku mengatakan "Aku menyayangimu.....Ayah."
dan, air mataku pun terjatuh dengan bebas.