Senin, 16 April 2012

Because My Heart

I don't understand why it must be you
to be the one in my heart
I have met many people
But it must be you eventually


Who are in my heart
Love..
Is not a coincidence
Love..
Can connect you with me


There's only the heart that knows
Who is the one in my dream
You're the one that I've been waiting
Because the heart is begging
Because the heart is calling for
Born to be your's forever
It's because my heart
Never confused
It's certain that you are the only one
There are not many reasons
It's just because my heart chooses you

Jumat, 13 April 2012

CACI MAKI ku jadikan MOTIVASI

hey..
pernah ga disaat lo mimpi dan disaat lo berusaha buat bikin mimpi itu jadi kenyataan, lo di caci maki dan itu bikin lo ngeDOWN pake banget -_- gue pernah loh kaya gitu :'D sedih lah pasti, malahan sampe-sampe mau gue ancurin aja tuh mimpinya, ga mau mau lagi -,-!!!

dari situ gue jadi males berusaha, takut ... TAKUT GAGAL dan dapet sindiran yang ngebuat gue tambah ngedown. ga usah ditanya siapa aja , yang jelas tempat paling PRIMER bagi gue aja udah ngelakuin itu HAHAHA -,_-,

bingung juga harus kaya gimana, sakit tjoy digituin! kalo kata anak jaman sekarang mah "NYESEK" wkwkwk
BUT, gue mikir ga mungkin juga kan gue terus-terusan terpuruk dalam keadaan kaya gini . gue harus "MOVE ON" (y) dan tunjukkin ke semua orang kalo gue bisa. gue juga bisa bikin MIMPI gue jadi KENYATAAN (/^_^)9

and FINALLY , gue udah kebal sama caci dan maki serta sindiran orang terhadap gue, udah punya semangat juga buat menyusun kembali istana mimpi gue :) dan lo tau kenapa itu semua bisa terjadi ??? KARENA GUE MENJADIKAN CACI MAKI SEBAGAI MOTIVASI \(^_^)/

Minggu, 01 April 2012

SORE ITU

Hujan..
Engkau datang sirami raut wajahku
Sebutir jatuh di pelipismu
Dan yang lain meluncur ditelapak tanganmu

Pelangi..
Engkau begitu indah
Berwarna-warni seperti bunga
Merah, kuning, hijau..
Dilangit biru nan syahdu

Lembayung senja..
Kilaunya yang merah keemasan begitu mempesona
sore itu langit begitu sempurna

Dibawah pohon kita duduk berdua
Saling berpandangan
Bercerita, canda dan tawa
Ceria bersamamu

Langit belum puas menjatuhkan tetesan air kebumi
Pelangi masih disana sampai hujan terhenti
Lembayung senja tetap setia menemani
Kita berdua yang kini duduk berteduh

Kau tatap kedua mataku
Menarik Lengan kananku
Dan memakaikan sebuah cincin di jari manisku
Tersenyum padaku
Aku pun tersipu malu