Minggu, 27 Oktober 2013

Cita-Cita Saya Setelah di Wisuda

HEY..... HEY... HELLOOOWWW !!!!! *capslock rusak :D
dapet tugas dari dosen bahasa Indonesia, ditugasin bikin cerita tentang masa depan, yah seperti yang ada di judul ini hehe. oke kita mulaaaaaaaaaaaiiiiiiiiii ~~~


Perkenalkan nama saya Pahlianti, teman-teman biasa memanggil saya Lia. Sekarang saya tinggal di Jalan Raya Serang Km. 19,4 Kampung Cibadak Desa Bojong.

Saya memiliki banyak impian. Jika saya telah di wisuda nanti, saya ingin mewujudkan cita-cita saya satu per satu. Menjadi bidan yang profesional dan kompeten adalah tugas saya untuk membahagiakan kedua orang tua saya. Tidak hanya menjadi seorang bidan, saya juga ingin menjadi tenaga ajar di universitas dan tentunya memiliki rumah bersalin.

Impian saya selanjutnya yaitu mempunyai toko kue. Selain karena saya menyukai coklat, saya juga gemar terhadap kue, cara membuat kue, dan sebagainya. Saya juga sangat menyukai bunga Mawar, terutama "Mawar Hitam". Banyak orang bertanya apakan bunga Mawar Hitam itu ada di dunia nyata? saya hanya tersenyum. Melihat ada bunga disekeliling kita bisa membuat pikiran lebih tenang dan merasa nyaman. Oleh karena itu, saya sangat ingin memiliki toko bunga. Bahkan, saya sudah memiliki nama untuk toko saya yaitu "Edelweis Floris".

Cita-cita saya yang pertama dan paling utama dalam hidup saya adalah membahagiakan orang tua saya. Semua orang pasti mempunyai cara tersendiri untuk melakukan sesuatu, termasuk saya. Saya memiliki cara tersendiri untuk membahagiakan kedua orang tua saya.

Begitu banyak impian yang ada di benak saya. Bahkan ada orang yang mengatakan "Jangan bermimpi terlalu tinggi karena jika jatuh akan sangat menyakitkan.", benar memang. Tetapi saya memiliki mimpi, tekad dan saya harus mencapai tujuan hidup saya. Untuk apa hidup kalau tidak punya mimpi? Saya mengubah pola pikir orang-orang tadi dengan kalimat yang saya buat dan saya terapkan, yaitu "Saya mempunyai impian setinggi langit dan saya akan terbang sampai langit ke tujuh. Jika nanti saya tidak bisa terbang sampai langit ke tujuh, saya masih bisa singgah dan menetap di langit ke enam, tidak langsung terhempas ke bumi."

Tidak ada komentar: